 | dunia ungba | Aug 23, 2005 |
Ungba, berhentilah menatapku; luka di matamu serupa duabelas kunangkunang yang menggelepar kehabisan malam (sebab di negeri itu matahari telah menelan gelap yang basah lagi subur, dan membunuh bulan). aku takut. masuk sajalah ke dalam lubang di dadaku. biar kukukuti rajah pedih itu, sebab di dalam sana tak ada waktu; tak ada kemarin, esok, hanya ada sekarang, hari ini.   | dongeng sunyata | Apr 8, 2011 |
diambil dari web Komunitas Kretek Syahdan, sebuah negeri telah makin kehilangan jatidirinya. Semua yang halal di negeri itu, sebut saja Negeri Latah, adalah segala yang berbau-bau luar negeri. Mulai dari ideologi, sistem pendidikan, kapital,... more  | tingkap | Jan 3, 2009 |
 Nitin Sawhney. ‘Perjumpaan’ kami pada mulanya begitu sederhana. Saya mengenal karya musisi berdarah campuran dari UK ini dari seorang teman , di sudut ruang sosialisasi Pink House . Dengan laptop saling berpunggungan, sekonyong-konyong saya... more |